OTOCUANNEWS.ID | JAC Motors resmi menghadirkan Trekker T9 EV, pickup double cabin listrik 4×4 yang membawa pendekatan baru: tenaga instan, efisiensi tinggi, dan tanpa emisi. Kehadirannya bukan sekadar alternatif, tetapi sinyal kuat bahwa elektrifikasi mulai menyentuh segmen kendaraan kerja.
Secara tampilan, Trekker T9 EV tetap mempertahankan karakter khas double cabin: bodi besar, ground clearance tinggi, dan bak belakang yang siap diajak kerja keras. Desainnya tidak mencoba “terlalu futuristis”, justru tetap fungsional sesuai kebutuhan di lapangan.
Namun di balik tampilan konvensional tersebut, teknologi yang diusung sepenuhnya modern. Sistem penggerak 4×4 berbasis dual motor listrik menjadi kunci utama, memastikan distribusi tenaga yang optimal di berbagai kondisi jalan.
Baik di aspal, tanah, hingga jalur berlumpur, sistem ini dirancang untuk memberikan traksi maksimal.
Perbedaan paling terasa ada di balik kap mesin atau lebih tepatnya, tidak ada mesin diesel sama sekali.
Trekker T9 EV mengandalkan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga sekitar 294 hp dengan torsi mencapai 340 Nm. Namun lebih dari sekadar angka, karakter tenaga listrik inilah yang menjadi pembeda utama.
Tanpa jeda seperti turbo diesel, torsi hadir secara instan sejak pedal diinjak. Hasilnya, akselerasi terasa lebih responsif, terutama saat membawa beban atau melintasi tanjakan.
Akselerasi 0–100 km/jam yang bisa dicapai di kisaran 8–9 detik menjadi bukti bahwa pickup listrik tidak lagi identik dengan “pelan”.
Untuk mendukung kebutuhan operasional, Trekker T9 EV dibekali baterai berkapasitas sekitar 88 kWh.
Dalam kondisi penuh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 340–400 km, tergantung kondisi penggunaan. Angka ini cukup untuk kebutuhan operasional harian, bahkan di area proyek sekalipun.
Bagi perusahaan, ini berarti satu hal penting: mengurangi ketergantungan pada BBM sekaligus menekan biaya operasional jangka panjang.
Selain itu, penggunaan baterai jenis LFP juga dikenal lebih tahan lama dan stabil, sehingga cocok untuk penggunaan intensif.
Menariknya, Trekker T9 EV tidak lagi terasa seperti kendaraan kerja yang minim fitur. Kabinnya kini lebih modern dan nyaman.
Terdapat layar sentuh berukuran besar, fitur wireless charging, hingga sistem keselamatan seperti 6 airbags dan Electronic Stability Control (ESC).
Salah satu fitur yang cukup relevan untuk kebutuhan lapangan adalah Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik portabel. Artinya, pengguna bisa menyalakan alat kerja langsung dari kendaraan—fitur yang sangat berguna di lokasi proyek.
Harga
Di Indonesia, JAC Trekker T9 EV dipasarkan di kisaran Rp 770 juta – Rp 790 juta (OTR Jakarta)
Jika diesel menawarkan ketangguhan tradisional, Trekker T9 EV menawarkan kombinasi efisiensi, teknologi, dan masa depan mobilitas. ***
