OTOCUANNEWS.ID | Segmen Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) mulai menjadi ceruk baru di industri otomotif Indonesia. Setelah pasar kendaraan listrik murni atau EV berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, kini konsumen mulai melirik teknologi PHEV karena dianggap lebih fleksibel untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Situasi tersebut coba dimanfaatkan LEPAS lewat kehadiran LEPAS L6 PHEV, SUV elektrifikasi yang mengombinasikan efisiensi kendaraan listrik dengan fleksibilitas mesin bensin. Model ini diposisikan sebagai kendaraan modern untuk pengguna urban dengan mobilitas dinamis.
Melalui ajang LEPAS L6 PHEV Global Journey dari Nanjing menuju Wuhu, LEPAS memperlihatkan bagaimana SUV PHEV ini dirancang bukan hanya sekadar irit bahan bakar, tetapi juga nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas harian hingga perjalanan jauh.
“Melalui LEPAS L6 PHEV, kami ingin menghadirkan kendaraan yang mampu mengikuti berbagai ritme kehidupan pengguna modern, mulai dari mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh tanpa mengorbankan kenyamanan maupun efisiensi,” ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.
Salah satu keunggulan utama LEPAS L6 PHEV ada pada teknologi LEPAS Super Hybrid yang memungkinkan mobil tetap menghadirkan sensasi berkendara halus khas EV, tetapi tanpa rasa khawatir terhadap keterbatasan infrastruktur charging station.
Secara desain dan dimensi, LEPAS L6 PHEV hadir sebagai SUV medium dengan wheelbase 2.700 mm. Dimensi tersebut membuat kabinnya cukup lapang, terutama untuk penumpang belakang dengan rear legroom mencapai 911 mm.
Fleksibilitas juga menjadi nilai jual utama. SUV ini memiliki 39 ruang penyimpanan serta konfigurasi kursi belakang 40:60 fold flat yang memudahkan pengguna membawa berbagai kebutuhan, mulai dari perlengkapan olahraga hingga barang bawaan untuk perjalanan keluarga.
Masuk ke interior, LEPAS L6 PHEV membawa konsep intelligent health cockpit. Kabinnya sudah dilengkapi dual-zone climate control, ventilated seat, heating seat, memory seat, hingga sistem audio Sony 8-speaker untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih premium.
Selain itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) juga menjadi daya tarik tersendiri. Teknologi ini memungkinkan mobil menjadi sumber daya listrik portabel untuk berbagai aktivitas outdoor seperti camping maupun kebutuhan darurat lainnya.
Di sektor keselamatan, LEPAS L6 PHEV dikembangkan mengikuti standar E-NCAP 2026 dengan struktur bodi berbahan high-strength steel dan tujuh airbag. SUV ini juga dibekali fitur ADAS modern seperti:
540° transparent view
Blind Spot Detection
Lane Departure Warning
Multi-direction safety protection
Kombinasi fitur tersebut membuat pengalaman berkendara terasa lebih aman dan intuitif, terutama saat digunakan di jalan perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Kehadiran LEPAS L6 PHEV juga memperlihatkan bagaimana tren PHEV mulai berkembang di Indonesia. Teknologi ini dianggap cocok untuk pasar nasional karena menawarkan efisiensi ala kendaraan listrik, tetapi tetap fleksibel berkat dukungan mesin bensin.
Saat ini beberapa model PHEV yang sudah masuk maupun akan masuk Indonesia antara lain:
Mitsubishi Outlander PHEV
Toyota Prius PHEV
BYD Sealion 6 DM-i
Wuling Eksion PHEV
LEPAS L6 PHEV
Denza B5
Dengan karakter tersebut, LEPAS L6 PHEV berpotensi menjadi salah satu alternatif menarik di segmen SUV elektrifikasi, terutama bagi konsumen yang ingin mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa sepenuhnya bergantung pada charging station. ***
