OTOCUANNEWS — Pasar SUV premium Indonesia bersiap kedatangan penantang baru dengan pendekatan berbeda. Denza B5 justru datang dengan karakter tangguh, bertenaga besar, dan siap diajak “main lumpur.”
Model ini merupakan produk dari sub-brand premium milik BYD, yakni Denza. Di pasar global, mobil ini dikenal sebagai Fangchengbao Bao 5, namun untuk pasar internasional dan Asia Tenggara, nama Denza B5 lebih digunakan.
Dari tampilan luar, Denza B5 mengusung desain boxy khas SUV petualang. Garis bodinya tegas dengan over fender besar, grille kokoh, serta pencahayaan LED modern yang memberi sentuhan futuristis.
Dengan dimensi besar dan ground clearance tinggi dan desain bumper dengan sudut approach serta departure agresif menegaskan bahwa ini bukan sekadar SUV gaya.
Jantung Pacu: Hybrid dengan Tenaga Buas
Di balik kapnya, Denza B5 mengusung sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Spesifikasi utama:
Mesin: 1.5L Turbo bensin
Motor listrik: Dual motor (depan + belakang)
Sistem penggerak: AWD (All-Wheel Drive)
Transmisi: E-CVT
Output gabungan: Tenaga: ± 600 hp, Torsi: ± 760 Nm
0–100 km/jam: ± 4,3 detik
Angka tersebut membuatnya setara SUV performa tinggi, namun tetap menawarkan efisiensi bahan bakar berkat sistem hybrid.
Baterai & Efisiensi
Denza B5 menggunakan Blade Battery khas BYD dengan kapasitas sekitar 31,8 kWh.
Mode listrik murni: ± 90–100 km
Jarak tempuh gabungan (hybrid): bisa mendekati 1.000 km
Fast charging DC hingga ±100 kW
Artinya, untuk penggunaan harian dalam kota, mobil ini bisa berjalan nyaris tanpa konsumsi bensin.
Teknologi Off-Road & Suspensi
Salah satu daya tarik utama adalah sistem DMO Super Hybrid dengan konstruksi body-on-frame yang kuat.
Fitur pendukung:
Differential lock elektronik
Suspensi adaptif hidrolik DiSus
Mode berkendara multi-terrain
Kemampuan water wading hingga ± 790 mm
Pendekatan ini membuat Denza B5 unik — SUV elektrifikasi yang tetap serius soal kemampuan medan berat.
Interior & Fitur Premium
Masuk ke kabin, nuansa premium langsung terasa.
Beberapa fitur unggulan:
Layar infotainment besar floating
Panel instrumen digital
Kamera 360 derajat
Sistem ADAS lengkap
Wireless charging
Material kabin premium
Konsepnya jelas: tetap mewah tanpa menghilangkan karakter petualang.
Denza B5 sudah beberapa kali dipamerkan di Indonesia dalam format setir kanan. Namun hingga kini, harga resmi belum diumumkan.
Sebagai gambaran, di pasar global mobil ini berada di kisaran setara Rp 800 jutaan hingga Rp 1 miliaran. Jika masuk Indonesia, banderolnya diprediksi bisa tembus sekitar Rp 1 miliar, tergantung pajak dan spesifikasi final.
Kesimpulan
Denza B5 bukan sekadar SUV hybrid biasa. Jika resmi dijual, Denza B5 berpotensi menjadi salah satu SUV elektrifikasi paling menarik di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. ***
