OTOCUANEWS – Di tengah semakin ramainya pasar kendaraan listrik di Indonesia, Aion Y Plus hadir sebagai salah satu SUV listrik yang cukup menarik perhatian.
Model ini dibawa oleh Aion, merek kendaraan listrik dari GAC Group, dengan menawarkan kombinasi desain futuristik, kabin luas, serta jarak tempuh yang cukup jauh dalam sekali pengisian daya.
Mobil ini diposisikan sebagai SUV listrik keluarga dengan harga yang relatif kompetitif di kelasnya. Dengan dimensi yang cukup besar serta berbagai teknologi modern, Aion Y Plus menjadi salah satu alternatif bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan dana hingga setengah miliar rupiah.
Secara desain, Aion Y Plus tampil berbeda dibandingkan SUV konvensional. Bagian depan menggunakan konsep lampu LED berbentuk vertikal yang dikenal sebagai Angel’s Wings headlamp, memberikan tampilan modern dan futuristik khas mobil listrik. Sementara di bagian belakang, lampu Skyline through-type tail light memanjang dari kiri ke kanan sehingga memberikan kesan lebar sekaligus modern.
Dimensi mobil ini juga cukup impresif untuk kelas SUV kompak. Aion Y Plus memiliki panjang 4.535 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.650 mm, serta wheelbase mencapai 2.750 mm.
Di balik desainnya yang modern, Aion Y Plus dibekali motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor yang menggerakkan roda depan.
Motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum sekitar 150 kW atau setara 201 hp, dengan torsi puncak 225 Nm. Kombinasi tersebut memungkinkan mobil ini berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam kisaran 8,5 detik, dengan kecepatan maksimum sekitar 150 km/jam.
Untuk sumber energinya, Aion Y Plus menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi serta umur pakai yang lebih panjang. Di Indonesia, mobil ini tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai.
Varian Exclusive menggunakan baterai berkapasitas 50,66 kWh yang mampu menempuh jarak hingga sekitar 410 km berdasarkan pengujian NEDC. Sementara varian Premium dibekali baterai lebih besar, yakni 63,2 kWh, dengan jarak tempuh mencapai 490 km dalam sekali pengisian daya.
Dari sisi interior, Aion Y Plus mengusung konsep kabin minimalis modern dengan dominasi layar digital. Di bagian tengah dashboard terdapat layar infotainment besar yang terintegrasi dengan berbagai fitur konektivitas, sementara panel instrumen digital memberikan informasi kendaraan secara lengkap.
Kabin mobil ini juga dilengkapi fitur seperti wireless charger, panoramic glass roof, ambient lighting, voice command, hingga sistem pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).
Tak hanya mengandalkan kenyamanan dan teknologi, Aion Y Plus juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan. Mobil ini sudah memiliki Electronic Stability Control (ESC), Hill Start Assist, Tire Pressure Monitoring System, kamera 360 derajat, hingga berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) seperti Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, dan Autonomous Emergency Braking pada varian tertentu.
Di pasar Indonesia, Aion Y Plus dipasarkan dalam dua varian dengan harga yang masih tergolong kompetitif untuk sebuah SUV listrik. Varian Exclusive dibanderol sekitar Rp 419 juta, sedangkan varian Premium dengan baterai lebih besar dijual sekitar Rp 479 juta (OTR Jakarta).
Dengan desain modern, kabin luas, performa cukup bertenaga, serta jarak tempuh hingga hampir 500 kilometer, Aion Y Plus menjadi salah satu SUV listrik yang layak diperhitungkan di pasar Indonesia. Kehadirannya juga semakin meramaikan persaingan kendaraan listrik yang kini semakin ketat, bersanding dengan model lain seperti BYD Atto 3, Chery Omoda E5, hingga Hyundai Kona Electric.
Bagi konsumen yang mencari SUV listrik dengan kombinasi teknologi, kenyamanan, dan harga yang relatif terjangkau, Aion Y Plus bisa menjadi salah satu pilihan menarik di segmen kendaraan listrik masa kini. ***
