JAKARTA — Persaingan merek kendaraan listrik asal China di Indonesia kian sengit. Tak cukup hanya mengandalkan harga dan spesifikasi, Jaecoo memilih strategi berbeda dengan melibatkan konsumen secara langsung dalam pengembangan produk. Langkah ini diwujudkan melalui program Jaecoo Co-Creation yang diperkenalkan di Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Lewat program tersebut, pengunjung pameran diajak ikut menentukan arah pengembangan Jaecoo J5 EV, mulai dari desain hingga preferensi fitur. Strategi ini menjadi upaya Jaecoo membaca selera pasar Indonesia sejak tahap awal, di tengah membludaknya model EV China yang masuk ke Tanah Air.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia Ilham Pratama mengatakan, Co-Creation menjadi fondasi penting agar produk yang dikembangkan tidak sekadar mengikuti tren global, tetapi benar-benar sesuai kebutuhan konsumen lokal.
“Melalui program Jaecoo Co-Creation di IIMS tahun ini, kami ingin mendengarkan masukan konsumen secara langsung. Ini menjadi fondasi pengembangan Jaecoo ke depan, dimulai dari produk unggulan kami, Jaecoo J5 EV,” ujar Ilham di JIExpo Kemayoran, Kamis (5/2/2026).
Menurut Ilham, pendekatan berbasis masukan konsumen menjadi krusial di tengah kompetisi EV China yang semakin padat, dengan diferensiasi produk yang kian tipis. Karena itu, Jaecoo membuka ruang partisipasi publik melalui survei dan voting di area Co-Creation selama pameran berlangsung.
“Mekanismenya sederhana. Pengunjung bisa mengikuti survei dan voting. Hasilnya akan menjadi dasar pengembangan J5 EV ke depan, berbasis langsung dari preferensi konsumen Indonesia,” kata Ilham.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Jaecoo juga menampilkan sejumlah konsep modifikasi J5 EV untuk memancing respons pasar. Beragam gaya dihadirkan, mulai dari tampilan stylish hingga sporty, lengkap dengan opsi body kit, pilihan warna two-tone, serta detail desain tambahan.
“Kami tampilkan beberapa inspirasi, dari yang stylish sampai sporty, dengan berbagai variasi body kit, pilihan two-tone, dan detail lainnya,” ujarnya.
Melalui Co-Creation, Jaecoo berharap dapat membangun keunggulan kompetitif yang tidak hanya bertumpu pada teknologi dan harga, tetapi juga kedekatan dengan konsumen. Di tengah banjir produk EV China, pendekatan ini diharapkan membuat J5 EV memiliki karakter yang lebih relevan dengan pasar Indonesia.
