JAKARTA — Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perlambatan daya beli, Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026) resmi dibuka pada Kamis (5/2/2026) dan diharapkan menjadi penopang optimisme industri otomotif nasional agar tetap tumbuh dan tangguh.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, konsistensi penyelenggaraan IIMS setiap tahun menjadi indikator kuat bahwa industri otomotif Indonesia masih memiliki daya tahan yang baik. Hal itu tercermin dari tren transaksi yang terus meningkat sejak 2023.
“Setiap tahun, kami dapat melihat konsistensi nilai transaksi yang terus meningkat sejak 2023,” ujar Agus saat membuka IIMS 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Menurut Agus, IIMS bukan sekadar ajang pameran kendaraan, melainkan platform strategis untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan industri, mulai dari produsen, regulator, hingga konsumen. Peran tersebut dinilai krusial dalam mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan industri otomotif nasional.
“Kami berharap IIMS dapat menjadi katalis penting untuk mempercepat pemulihan, sekaligus memperkuat fondasi industri otomotif nasional,” kata Agus.
Dari sisi penyelenggara, Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung menyebut tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal positif terhadap prospek pasar otomotif Indonesia.
“IIMS 2026 diikuti lebih dari 190 peserta. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan industri serta besarnya potensi pasar otomotif Indonesia,” ujar Daswar.
Daswar menambahkan, IIMS dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor yang menyatukan produsen kendaraan, industri pendukung, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem otomotif yang saling menguatkan.
“IIMS merupakan ruang kolaborasi yang menyatukan produsen, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” katanya.
Melalui konsep penyelenggaraan yang semakin komprehensif dan inklusif, IIMS 2026 juga diarahkan untuk mendorong inovasi dan prinsip keberlanjutan, sejalan dengan transformasi industri otomotif nasional menuju kendaraan berbasis elektrifikasi.
Sebagai informasi, IIMS 2026 diikuti oleh 35 merek kendaraan roda empat dan 26 merek roda dua, termasuk produsen kendaraan listrik serta industri pendukung otomotif. Selain pameran produk, IIMS 2026 turut menghadirkan berbagai program hiburan dan edukasi guna menarik minat pengunjung.
