JAKARTA — Di tengah gencarnya elektrifikasi dan hybrid, Great Wall Motor (GWM) Indonesia justru menegaskan satu hal: mesin diesel masih punya tempat di segmen SUV premium. Hal itu ditunjukkan lewat peluncuran GWM Tank 500 Diesel pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026), Kamis (5/2/2026).
Kehadiran Tank 500 Diesel memperluas lini produk GWM di Tanah Air, sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan SUV bongsor dengan karakter tangguh, torsi besar, dan efisiensi khas mesin diesel—terutama untuk perjalanan jauh dan medan berat.
Chief Executive Officer GWM Indonesia Bagus Susanto mengatakan, Tank 500 telah menempati posisi penting sejak pertama kali diperkenalkan pada 2024, khususnya di segmen SUV premium.
“Melengkapi model hybrid yang telah sukses sebelumnya, hari ini kami meluncurkan Tank 500 diesel. Tanpa berlama-lama lagi, mari sambut Tank 500 diesel turbo,” ujar Bagus saat peluncuran.
Menurut Bagus, keputusan menghadirkan varian diesel didasari oleh masih kuatnya minat pasar terhadap SUV bermesin diesel, meski tren elektrifikasi terus berkembang.
“Tank 500 Diesel dilengkapi mesin 2.4 liter turbo diesel yang dipadukan dengan transmisi otomatis 9 percepatan,” kata Bagus.
Dengan peluncuran ini, Tank 500 Diesel menjadi model keempat dalam keluarga Tank yang dipasarkan di Indonesia, melengkapi Tank 300 Hybrid, Tank 300 Diesel, dan Tank 500 Hybrid. Strategi ini menunjukkan pendekatan GWM yang tidak terpaku pada satu teknologi, melainkan memberi pilihan sesuai karakter dan kebutuhan konsumen.
Dari sisi tampilan, Tank 500 Diesel tampil serupa dengan versi Turbo Hybrid. Perbedaan paling mencolok terlihat pada posisi ban serep yang kini dipindahkan ke kolong bawah kendaraan, bukan lagi di pintu bagasi belakang. Model ini ditawarkan dalam dua opsi penggerak, yakni 4×2 (penggerak roda belakang) dan 4×4.
Untuk pasar Indonesia, Tank 500 Diesel 4×2 dibanderol Rp 799 juta, sementara versi 4×4 dijual Rp 889 juta dengan status on the road (OTR) Jakarta.
Melalui Tank 500 Diesel, GWM menegaskan bahwa di tengah gempuran elektrifikasi, SUV diesel premium tetap relevan—terutama bagi konsumen yang mengutamakan daya jelajah, ketangguhan, dan kepraktisan penggunaan sehari-hari.
